Senin, 07 Maret 2016

Obat Diabetes Melitus Alternatif



Penyakit diabetes melitus (DM) termasuk  penyakit yang rumit, karena berhubungan dengan hormonal.  Penyakit ini tidak menular karena penyebabnya bukanlah kuman/bakteri/virus atau jamur. DM diketahui dapat memicu banyak penyakit lain, termasuk jantung coroner/gagal jantung.
Dari 6 type DM, 4 diantaranya bergantung pada insulin, 1 berhubungan dengan insulin dan 1 tidak berhubungan dengan insulin. Insulin dihasilkan oleh kelenjar pankreas.

Pada tahun 2013, tercatat ada 8,5 juta jiwa penduduk Indonesia yang mengidap DM.

Jika ingin sembuh atau minmal bertahan hidup, penderita DM harus menerapkan pola hidup sehat. Diet glukosa  (karbohidrat) dan sukrosa (gula) serta  olahraga ringan. Perbanyak makan sayuran pare pahit, sawi pahit, daun pepaya muda, bayam, dll. Hindari juga mengkonsumsi buah-buahan yang manis, rokok dan alkohol. Berat badan yang ideal harus dipertahankan, karena kegemukan akan dapat memicu atau memperparah DM.

Hindari konsumsi gula pasir. Bisa gunakan sedikit gula yang nilai glikemic index-nya rendah, semisal gula kelapa, gula siwalan atau gula aren. Gula yang glikemic index-nya rendah, lambat diserap oleh tubuh, hingga tidak terlalu menaikkan kadar gula darah.  Sebaiknya berfikir ulang jika ingin menggunakan pemanis buatan sebagaimana yang gencar diiklankan, karena pada pengunaan yang lama diduga dapat mempengaruhi syaraf.

Betapa pun beratnya vonis yang dihadapi oleh penderita DM, pengobatan haruslah dilakukan. Toh sudah terbukti, sebagian kecil penderita DM dapat sembuh dari penyakit massal ini. DM juga ditengarai makin merebak seiring berubahnya pola hidup dan pola konsumsi masyarakat.

Berikut kami tuliskan beberapa ‘obat’ yang mungkin bisa diusahakan penderita DM. Resep berikut tidak menjamin kesembuhan, bergantung juga pada ‘keserasian’ dan keberuntungan. Resep dibuat berdasarkan hasil wawancara terhadap beberapa penderita DM yang berhasil ‘sembuh’. Meski pun menurut pengalaman mereka ramuan ini relatif bebas resiko, namun kami tekankan bahwa kami berlepas dari akibat hukum atas segala kemungkinan buruk yang mungkin saja terjadi. Niat kami hanya sekedar ingin sedikit membantu. Lakukan pengobatan selama 40 hari dan nilai hasilnya. Jika ada perbaikan, lanjutkan. Jika tidak ada perbaikan, maka hentikan saja. Perbaikan dapat dirasakan dari berkurangnya gejala DM seperti mengantuk, lemas, mata kabur, sering buang air kecil, impotensi bagi pria, kesemutan, lekas lelah, dll.

1.Biji gambas/petula.
Ambil 160 butir biji gambas tua, berwarna hitam dan keras. Jika sulit mendapatkannya, maka tanamlah gambas ini dulu. Biji tua akan didapat dalam masa sekitar  100 hari. Jemur kering selama 3-4 hari di panas matahari. Kupas kulit biji dengan penjepit kuku, karena kulitnya ini keras dan pejal. Ambil isinya. Lakukan dengan sabar.  Blender sampai halus. Masukkan ke dalam kapsul kosong. Jadikan 80 kapsul. Beli kapsul di toko obat herbal. Jika sulit, beli kapsul obat jadi yang murah, buka lalu buang isinya. Pakai sarung kapsul itu. Konsumsi 2 butir sehari, masing-masing sebutir setelah makan siang dan makan malam. Biji gambas mengandung cucurbitasin.

2.Beli atau buat minyak VCO (virgin coconut oil-minyak kelapa dara). Ciri VCO yang baik adalah berwarna cenderung bening, tidak berasa serta berbau kelapa segar.  Minum satu sampai dua sendok makan VCO 30 menit setiap sebelum sarapan, makan siang dan makan malam. Penderita DM dengan kadar gula darah di atas 200mg/dl, minum 2 sendok makan sekali konsumsi.  VCO mengandung asam laurat.

3.Rebus 12 lembar daun binahong dengan 2 gelas air, jadikan sampai 1 gelas. Apinya kecil saja. Minum air rebusan itu 1 jam setelah makan malam. 1 kali saja dalam 1 hari. Ini akan membantu  mengobati luka/kudis/borok yang sulit sembuhnya.  Daun binahong mengandung saponin, alkaloid dan polifenol. 

Ketiga obat itu dapat diamalkan sekaligus dalam satu masa pengobatan. 
Jika menggunakan ramuan daun binahong, maka hindari makanan dan minuman yang mengandung jahe.

Demikian, semoga lekas sembuh. 
Jika Anda mengamalkan ramuan obat  ini lalu sembuh atau tidak, mohon sms kan ke 0813 7000 8997.
Salam sehat dari Bang Pilot.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar