Penyakit diabetes menjadi penyakit nomor tiga terbesar yang menyebabkan kematian di
Indonesia.
Hal itu merujuk pada data Sample Registration Survey tahun 2014 di situs resmi
Kementerian Kesehatan (Depkes.go.id).
Berdasar
Data Sample Registration Survey tahun 2014 itu diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor 3 di
Indonesia dengan persentase sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%) dan penyakit jantung koroner (12,9%).
Bila tak ditanggulangi, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produktivitas, disabilitias, dan kematian dini.
Data International Diabetes Federation tahun 2015 menyatakan jumlah estimasi penyandang diabetes di
Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa terjadi peningkatan prevalensi Diabetes di
Indonesia dari 5,7% tahun 2007 menjadi 6,9% atau sekitar sekitar 9,1 juta pada tahun 2013.
Berdasarkan data World Economic Forum April 2015, potensi kerugian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) di
Indonesia pada periode 2012-2030 mencapai US$ 4,47 triliun atau 5,1 kali PDB 2012.
Besarnya pembiayaan kesehatan akibat Diabetes tampak dari klaim BPJS sampai tahun 2015.
Ternyata diabetes dan komplikasinya adalah salah satu kelompok klaim terbesar untuk biaya catastrophic JKN, yaitu 33 % dari total pengeluaran.
Itulah sebabnya, agenda 2030 dari Sustainable Development Goals (SDGs) menetapkan indikator untuk mengurangi angka kematian prematur dari PTM salah satunya diabetes sebanyak sepertiga pada tahun 2030.
"Diabetes dan komplikasinya membawa kerugian ekonomi yang besar bagi penyandang diabetes, keluarga mereka, dan Negara," kata Menteri Kesehatan Nina Farid Moeloek.
(http://solo.tribunnews.com/2016/04/19/waspada-diabetes-jadi-penyakit-nomor-tiga-yang-mematikan-di-indonesia)
Menurut pengamatan penulis, penyakit DM memang termasuk penyakit yang sulit disembuhkan secara total Tetapi bukan berarti penderitanya tidak dapat hidup dengan lebih sehat. Banyak juga penderita DM, bahkan yang lukanya sudah membusuk dan nampak tulangnya, akhirnya dapat hidup dan beraktifitas dengan normal lagi. Luka yang sudah membusuk itu dapat disembuhkan, menutup kembali lalu penderitanya dapat bekerja seperti biasa. Tetapi memang, setiap hari harus mengkonsumsi obat berbentuk pil sebanyak 3 butir atau lebih sedikit.
Harga obat harian ini juga tidaklah terlalu mahal, saat ini berkisar sekitar rp.100.000 untuk satu bulan. Tetapi memang, obat untuk menyembuhkan luka membusuk itu lumayan mahal juga buat ukuran kantong orang yang berekonomi lemah.
Penulis tahu ada dua orang dokter spesialis penyakit DM ini di daerah penulis, Sumatera Utara. Sudah banyak pasien yang tertolong, termasuk dua orang paman penulis.
Dokter Alan Juanda adalah spesialis penyakit DM yang sudah stadium parah, dengan luka membusuk tadi. Sedangkan dokter Husodo adalah spesialis penyakit DM yang belum menimbulkan luka membusuk.
Paman penulis yang pernah berobat dengan dokter Alan, dengan derita penyakit DM stadium parah, kai ada luka membusuk yang baunya sudah tercium dari radius 20 meter, menghabiskan dana sekitar 10 jt rupiah. Sekarang paman itu bisa pakai sepatu dan bekerja dengan normal. Paman ini adalah seorang guru.
Paman satunya lagi yang berobat pada dokter Husodo, dengan keluhan diabetes, kadar gula darah sudah 520, tetapi belum ada luka, menghabiskan dana sekitar 2 juta rupiah. Sekarang kadar gulanya normal dan sudah bisa mulai beraktifitas juga. Paman yang ini adalah seorang petani.
Pasien harus datang langsung ke tempat praktek salah satu dokter itu. Dokter Husodo buka praktek di belakang apotik miliknya setiap hari kerja, sedangkan dokter Alan buka praktek dirumahnya hanya setiap hari Sabtu dan Minggu.
Bagi Anda yang terkena DM dan ingin berobat secara medis kepada kedua orang dokter tadi, silahkan datang langsung.
Bagi Anda yang ingin tahu alamat kedua dokter itu, silahkan bersedekah dulu Rp.50.000 atau lebih kepada kaum dhuafa di sekitar Anda, lalu sms permintaan alamatnya ke saya di nomor hp. 0813 7000 8997.
Isi sms nya begini : Saya sudah bersedekah kepada kaum dhuafa dan saya minta alamat kedua dokter ahli penyakit diabetes itu.
Nanti alamatnya akan saya berikan, dan silahkan pergi sendiri. Bagi yang mau mengantarkan pasien ke dokter Alan, sebaiknya bawa masker aromatic. Di sana baunya lumayan juga. Pasien DM dengan luka membusuk pada kumpul.
***
Percayalah, bersedekah juga akan membantu percepatan kesembuhan Anda. Siapa tahu kita kena penyakit sebagai teguran dari Tuhan akibat kita pelit.
Sekian dan semoga lekas sembuh.